Zaman dulu mungkin tanah lapang bisa menjadi tempat pelampiasan, tempat bermain, tempat olahraga, bahkan tempat berkumpulnya masyarakat ketika ada kegiatan yang cukup besar.

Tanah lapang menjadi sasaran paling empuk bagi masyarakat Desa Pucangan, khususnya para pemuda dan anak-anak, bahkan para orangtua pun turut meluangkan waktunya untuk sekadar bermain sepak bola atau bermain bola voly di lapangan yang telah disediakan oleh masyarakat desa Pucangan itu sendiri.

Cerita di masa lalu sangat mengena di masa saat ini, sebab tempat bermain itu sangat nyata, artinya mampu dinikmati bersama. Dibandingkan dengan sekarang, tanah lapang sudah berganti tempat yang sering disebut-sebut dengan istilah handphone. Banyak dari pemdua desa yang tengah asyik nongkrong di warung kopi dan memegang handphone dengan posisi miring (main game).

Yah, apalah arti tanah lapang bagi pemuda sekarang. Bermain sepak bola di handphone akan sangat menyenangkan dibandingkan main sepak bola di tanah lapang. Untuk itu, tiada kesenangan yang nyata (dalam bentuk permainan) di handphone, kecuali (permainan nyata) di tanah lapang.
Previous Post Next Post